Axolotl adalah salah satu hewan air tawar paling unik di dunia. Sekilas, bentuknya seperti makhluk fantasi: tubuh kecil, mata bulat tanpa kelopak, dan insang luar berbentuk “bulu” yang mengembang di kiri-kanan kepala. Yang membuat axolotl benar-benar aneh adalah kemampuannya untuk tetap berada pada fase larva sepanjang hidupnya. Kondisi ini disebut neoteni, yaitu ketika hewan tetap mempertahankan ciri-ciri bayi meskipun sudah dewasa secara reproduktif.
Hewan ini berasal dari danau Xochimilco, Meksiko. Mereka hidup di air dingin yang jernih dengan dasar berlumpur. Axolotl bernafas menggunakan insang luar, tetapi juga memiliki paru-paru sehingga dapat muncul ke permukaan sesekali. Dari segi perilaku, axolotl cenderung pasif dan bergerak lembut menggunakan ekornya yang lebar.
Selain penampilan yang unik, axolotl terkenal karena kemampuan regenerasinya yang luar biasa. Mereka dapat menumbuhkan kembali kaki, ekor, rahang, bahkan sebagian otak dan jantung tanpa meninggalkan bekas luka. Inilah alasan axolotl menjadi hewan penelitian penting dalam dunia biologi.
Sayangnya, di alam liar axolotl berstatus kritis terancam punah. Pembangunan kota, polusi, serta hilangnya habitat alami membuat jumlahnya menurun drastis. Meski begitu, mereka banyak dibudidayakan sebagai hewan peliharaan sehingga spesiesnya tetap lestari secara tidak langsung.
Keunikan bentuk, sifat tenang, serta kemampuan regeneratifnya menjadikan axolotl sebagai salah satu hewan air paling aneh namun menakjubkan di dunia.



